Kamis, 27 Oktober 2016
Sistem Informasi Perpustakaan
Sistem
Informasi Perpustakaan
··
Use case
Diagram
Use case diagram ialah model fungsional sebuah system yang
menggunakan actor dan use case. Use case adalah layanan (services) atau
fungsi-fungsi yang disediakan oleh system untuk penggunanya (Henderi et al,
2008).
Use Case Diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari
sebuah system. Yang tekankan adalah “apa” yang dubuat system, dan bukan
“bagaimana” sebuah use case menerangkan sebuah interaksi antar actor dengan
system. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misal :login ke system,
meng-create sebuah daftar belanja, dsb. Seorang sebuah actor adalah sebuah
entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan system untuk melakukan
pekerjaan-pekerjaan tertentu.
Use Case Diagram dapat sangat membantu bila kita sedang menyusun
requitment sebuah system, mengkomunikasikan rancangan dengan klien, dan
merancang test case untuk semua feature yang ada pada system. Sebuah use case
yang meng-include dieksekusi secara normal. Sebuah use case dapat di-include
oleh lebih dari satu use case lain, sehingga duplikasi fungsionalitas dapat
dihindari dengan cara menarik keluar fungsional yang common.
·
Class Diagram
Class
diagram adalah sebuah class yang menggambarkan struktur dan penjelasan class,
paket, dan objek serta hubungan satu sama lain seperti containment, pewarisan,
asosiasi, dan lain-lain. Class diagram juga menjelaskan hubungan antar class
dalam sebuah sistem yang sedang dibuat dan bagaimana caranya agar mereka saling
berkolaborasi untuk mencapai sebuah tujuan.
Class
Diagram Sistem informasi Perpustakaan :
Source Code :
:
:
·
Sequence
Diagram
Sequence
diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar system,
berupa message yang digambarkan terhadap waktu.
Sequence diagram terdiri atar dimensi vertikal (waktu) dan dimensi
horizontal (objek-objek yang terkait).
Sequence diagram biasa
digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang
dilakukan sebagai respon dari sebuah event untuk
menghasilkan output tertentu. Diawali dari apa yang men-trigger aktivitas
tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output
apa yang dihasilkan. Masing-masing objek, termasuk aktor, memiliki lifeline vertikal. Message digambarkan
sebagai garis berpanah dari satu objek ke objek lainnya.
Senin, 26 September 2016
Use case Diagram ATM dan sequence Diagram
gambar diatas merupakan menu pada mesin ATM. adapun pada dokumentasi tugas kali ini akan dibahas mengenai Use Case Diagram ATM dan sequence diagramnya.
adapun aktor yang terlibat : Nasabah, Operator, Bank
dan use case : session, transaksi, ganti pin, transfer, pembayaran, informasi saldo, penarikan tunai, system startup, system shutdown.
berikut gambar dari use case diagram dari ATM :
adapun kegunaan dari use case tersebut dijelaskan dibawah ini :
System Startup :
Sistem akan dihidupkan ketika operator mengarahkan switch ke posisi "on" pada mesin atm dan operator
akan memasukkan jumlah uang yang tersedia pada brankas atm sehingga mesin atm sudah terkoneksi ke bank
dan nasabah sudah dapat memakai mesin Atm.
System Shutdown :
Sistem akan dimatikan ketika operator sudah memastikan bahwasanya tidak ada lagi nasabah yang menggunakan mesin ATM
dengan mengarahkan switch ke posisi "off" pada mesin atm dan operator bebas untuk melakukan maintenance (seperti mengisi kembali uang dan kertas nota ke brankas)
Session use case :
session dimulai ketika nasabah memasukkan kartu ATM ke mesin ATM. mesin ATM akan menarik kartu tersebut dan akan membacanya
(jika kartu tidak masuk dengan sempurna maka kartu akan dieject kembali dan akan muncul pesan error pada layar). Setelah kartu ATM berhasil dibaca
oleh mesin ATM maka nasabah akan diminta untuk memasukkan PIN jika PIN salah maka akan muncul pesan INVALID PIN dan nasabah diminta untuk memasukkan
PIN kembali, dan jika PIN benar maka transaksi dapat dilakukan. setelah transaksi selesai dilakukan maka nasabah akan ditanyai apakah ingin melanjutkan
transaksi atau tidak, jika iya, maka kembali transaksi lagi dan jika tidak, kartu ATM akan direject sekaligus dengan print nota.
Transaksi Use case :
Transaksi disini merupakan transaksi yang terdapat pada menu atm BNI yaitu meliputi (Transfer, Informasi Saldo, pembayaran, tarik tunai, ganti pin)
dan transaksi dimulai jika sudah melewati tahap session dimana kartu ATM sudah terbaca di mesin ATM dan PIN yang dimasukkan benar.
untuk melakukan transaksi tarik tunai biasanya akan ada option jumlah uang yang ingin ditarik ataupun dengan memasukkan jumlah uang yang ingin dimasukkan
(dalam kelipatan 50.000 atau 100.000) uang yang ingin ditarik maximal sama dengan saldo yang ada pada rekening (jika bank BNI) dan jika memenuhi syarat
maka transaksi berhasil dan nota akan terprint sekaligus dengan uang akan dapat diambil.
semua aktifitas akan tercatat pada log ATM.
Informasi saldo use case :
informasi saldo merupakan suatu informasi pada rekening seorang nasabah terkait saldo yang ia miliki. jika transaksi ini yang dipilih oleh nasabah
maka pada layar mesin ATM akan ditampilkan informasi saldo yang tersisa pada rekening nasabah.
Transfer use Case :
pada transaksi transfer terbagi menjadi dua yaitu transfer antar sesama bank atau transfer beda bank, jika transfer berbeda bank maka perlu dimasukkan kode ban
tujuan dan apabila tujuan nya antar sesama bank maka tidak perlu memasukkan kode bank, cukup memasukkan no rekening tujuan saja.
pembayaran use case :
pada transaksi pembayarn terdapat beberapa menu lagi diantaranya (pembayaran tiket, voucher telpon, pendidikan, dll) silahkan memilih salah satu menu
yang tersedia pada menu pembayran, dan ketika transaksi selesai maka mesin akan mencetak nota sebagai bukti transaksi.
tarik tunai use case :
tarik tunai merupakan proses untuk menarik uang, biasanya pada menu tampilan utama sudah tersedia jumlah uang yang ingin ditarik (100 ribu, 300 ribu, 1.5 juta)
akan tetapi juga bisa input secara tersendiri sesuai dengan keperluan nasabah (dengan syarat kelipatan 50 ribu dan 100 ribu).
ganti pin usecase :
untuk mengganti PIN ATM sebelumnya kan dimintai memasukkan PIN yang lama, jika benar maka akan dimintai memasukkan PIN yang baru dan konfirmasi PIN sekali lagi
untuk meyakinkan.
System Startup :
System Shutdown :
Session :
Transaksi :
adapun aktor yang terlibat : Nasabah, Operator, Bank
dan use case : session, transaksi, ganti pin, transfer, pembayaran, informasi saldo, penarikan tunai, system startup, system shutdown.
berikut gambar dari use case diagram dari ATM :
adapun kegunaan dari use case tersebut dijelaskan dibawah ini :
System Startup :
Sistem akan dihidupkan ketika operator mengarahkan switch ke posisi "on" pada mesin atm dan operator
akan memasukkan jumlah uang yang tersedia pada brankas atm sehingga mesin atm sudah terkoneksi ke bank
dan nasabah sudah dapat memakai mesin Atm.
System Shutdown :
Sistem akan dimatikan ketika operator sudah memastikan bahwasanya tidak ada lagi nasabah yang menggunakan mesin ATM
dengan mengarahkan switch ke posisi "off" pada mesin atm dan operator bebas untuk melakukan maintenance (seperti mengisi kembali uang dan kertas nota ke brankas)
Session use case :
session dimulai ketika nasabah memasukkan kartu ATM ke mesin ATM. mesin ATM akan menarik kartu tersebut dan akan membacanya
(jika kartu tidak masuk dengan sempurna maka kartu akan dieject kembali dan akan muncul pesan error pada layar). Setelah kartu ATM berhasil dibaca
oleh mesin ATM maka nasabah akan diminta untuk memasukkan PIN jika PIN salah maka akan muncul pesan INVALID PIN dan nasabah diminta untuk memasukkan
PIN kembali, dan jika PIN benar maka transaksi dapat dilakukan. setelah transaksi selesai dilakukan maka nasabah akan ditanyai apakah ingin melanjutkan
transaksi atau tidak, jika iya, maka kembali transaksi lagi dan jika tidak, kartu ATM akan direject sekaligus dengan print nota.
Transaksi Use case :
Transaksi disini merupakan transaksi yang terdapat pada menu atm BNI yaitu meliputi (Transfer, Informasi Saldo, pembayaran, tarik tunai, ganti pin)
dan transaksi dimulai jika sudah melewati tahap session dimana kartu ATM sudah terbaca di mesin ATM dan PIN yang dimasukkan benar.
untuk melakukan transaksi tarik tunai biasanya akan ada option jumlah uang yang ingin ditarik ataupun dengan memasukkan jumlah uang yang ingin dimasukkan
(dalam kelipatan 50.000 atau 100.000) uang yang ingin ditarik maximal sama dengan saldo yang ada pada rekening (jika bank BNI) dan jika memenuhi syarat
maka transaksi berhasil dan nota akan terprint sekaligus dengan uang akan dapat diambil.
semua aktifitas akan tercatat pada log ATM.
Informasi saldo use case :
informasi saldo merupakan suatu informasi pada rekening seorang nasabah terkait saldo yang ia miliki. jika transaksi ini yang dipilih oleh nasabah
maka pada layar mesin ATM akan ditampilkan informasi saldo yang tersisa pada rekening nasabah.
Transfer use Case :
pada transaksi transfer terbagi menjadi dua yaitu transfer antar sesama bank atau transfer beda bank, jika transfer berbeda bank maka perlu dimasukkan kode ban
tujuan dan apabila tujuan nya antar sesama bank maka tidak perlu memasukkan kode bank, cukup memasukkan no rekening tujuan saja.
pembayaran use case :
pada transaksi pembayarn terdapat beberapa menu lagi diantaranya (pembayaran tiket, voucher telpon, pendidikan, dll) silahkan memilih salah satu menu
yang tersedia pada menu pembayran, dan ketika transaksi selesai maka mesin akan mencetak nota sebagai bukti transaksi.
tarik tunai use case :
tarik tunai merupakan proses untuk menarik uang, biasanya pada menu tampilan utama sudah tersedia jumlah uang yang ingin ditarik (100 ribu, 300 ribu, 1.5 juta)
akan tetapi juga bisa input secara tersendiri sesuai dengan keperluan nasabah (dengan syarat kelipatan 50 ribu dan 100 ribu).
ganti pin usecase :
untuk mengganti PIN ATM sebelumnya kan dimintai memasukkan PIN yang lama, jika benar maka akan dimintai memasukkan PIN yang baru dan konfirmasi PIN sekali lagi
untuk meyakinkan.
System Startup :
System Shutdown :
Session :
Transaksi :
Selasa, 13 September 2016
UML Diagram Air Conditioner
Gambar Dibawah ini merupakan UML (Unified Modeling Languange) Diagram Air Conditioner. Gambar tersebut dibuat dengan menggunakan draw.io , dan pada gambar tersebut diperlihatkan hubungan antara user dan perangkat AC.
Use Case Diagram :
Use case adalah abstraksi dari interaksi antara sistem dan user. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipe interaksi antara user sebuah sistem dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah sistem dipakai.
Pada gambar tersebut ada 6 case yaitu :
1. On Off Power : untuk hidup dan matikan AC
2. Switch : untuk menaik-turunkan window AC
3. Timer : mengatur timer AC
4. Fan Speed : mengatur kecepatan fan
5. Mode : Memilih mode AC yang diinginkan
6. Control Temperature : mengatur suhu
Use Case Diagram :
Use case adalah abstraksi dari interaksi antara sistem dan user. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipe interaksi antara user sebuah sistem dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah sistem dipakai.
Pada gambar tersebut ada 6 case yaitu :
1. On Off Power : untuk hidup dan matikan AC
2. Switch : untuk menaik-turunkan window AC
3. Timer : mengatur timer AC
4. Fan Speed : mengatur kecepatan fan
5. Mode : Memilih mode AC yang diinginkan
6. Control Temperature : mengatur suhu
Minggu, 29 Mei 2016
Dokumentasi Final Project Pemrograman Web
LAPORAN PEMROGRAMAN WEB
SISTEM
PPDB ONLINE
|
I.
Rancangan
Basis Data
II.
Deskripsi
Interface yang digunakan
1.
Gambar
di bawah ini adalah halaman utama peserta yang ingin mendaftar, caranya dengan
mendaftar terlebih dahulu, kemudian setelah melakukan pendaftaran, langsung
lakukan login dengan menggunakan email yang telah di daftarkan.
2.
Gambar
kedua berisi tampilan yang berupa tahapan pendaftaran yang harus dilakukan oleh
siswa yang ingin mendaftar ke sekolah lanjutannya. Dengan detail urutan seperti
gambar di bawah ini :
Gambar 2.0 Halaman Awal
Gambar 2.1 Pengisian Biodata
Gambar 2.2 Pilihan Sekolah
Gambar 2.3 Memasukkan Nilai
Gambar 2.4 Konfirmasi Data yang telah di isi
Setelah melakukan verifikasi data
atau konfirmasi data, kartu pendaftara dapat langsung di cetak.
Gambar 2.4.0 Tools untuk cetak kartu pendaftaran
Gambar 2.5 Hasil Sementara dari perangkingan.
3.
Selanjutnya
adalah data interface yang dilakukan oleh admin atau petugas kabupaten.
Gambar 3.0 Data Siswa pendaftar dengan keterangan tertentu.
Gambar 3.1 Data siswa yang belum di verifikasi petugas.
Cara Verifikasi data dari petugas
hanya mengecek apakah ada data yang kosong jika sudah benar langsung di konfiirmasi
dan di validasi.
Gambar 3.1.0 Konfirmasi data siswa
III.
Penjelasan
Setiap modul yang di gunakan adalah sebagai berikut :
1.
Controlers
-
Home.php
-
Register.php
-
Siswa.php
-
User.php
-
Welcome.php
2.
Model
-
Config_model.php
-
Main_model.php
-
Nilai_model.php
-
Pelajaran_model.php
-
Register_model.php
-
User_model.php
3.
View
-
Footer.php
-
Header.php
-
Index.php
-
Menu.php
-
Rank.php
-
User
·
Akun.php
·
Login.php
-
Siswa
·
Biodata.php
·
Index.php
·
Konfirmasi.php
·
Nilai.php
·
Sekolah.php
-
Admin
·
Hasil.php
·
Index.php
·
Nilai.php
·
Pelajaran.php
·
Sekolah.php































